50 Candi di Jawa Timur yang Memiliki Nilai Sejarah Tinggi

Candi di Jawa Timur

Candi di Jawa Timur – Jawa Timur memang terkenal akan kehadiran banyak tempat wisata yang sangat mempesona. Kurang Lebih ada sekitar ratusan tempat wisata di Jawa Timur. Sebagai kawasan tujuan wisata favorit, Jawa Timur memiliki banyak pilihan objek wisata, mulai dari wisata alam, wisata religi, wisata kuliner dan wisata bersejarah.

Jawa Timur memang menjadi pulau yang kaya akan warisan peninggalan sejarah sejak zaman pra aksara. Munculnya kerajaan bercorak Buddha dan Hindu membuat Jawa Timur memiliki tempat dengan nilai sejarah tinggi. Salah satunya yaitu candi. Candi menjadi salah satu warisan kerajaan Hindu dan Buddha paling spesial.

Di Jawa Timur sendiri ada beragam candi yang tersebar di berbagai kota dan masing – masing candi memiliki ciri khas tersendiri. Candi menjadi sarana wisata Jawa Timur untuk jangka waktu lama, sebagai sumber ilmu nyata dan bukti nyata bahwa di Jawa Timur dahulu pernah ada kerajaan hindu dan Buddha yang berkuasa di masa lalu.

Candi di Jawa Timur banyak dikunjungi oleh para wisatawan karena memiliki keunikan dan ciri khas yang menarik perhatian. Kemegahan candi di Jawa Timur memang menjadi daya tarik tersendiri. Lalu apa saja candi – candi tersebut ? untuk lebih jelasnya mengenai hal tersebut ada baiknya kalian menyimak ulasan mendalam berikut ini.

Candi di Jawa Timur yang Memiliki Nilai Sejarah Tinggi

Berikut ini kami akan memberikan beberapa candi di Jawa Timur dengan nilai sejarah tinggi yang bisa kalian jadikan sebagai tujuan wisata di Jawa Timur. Semuanya akan kami sajikan secara jelas di bawah ini.

1. Candi Singosari

Candi Singosari

Candi ini merupakan candi peninggalan kerajaan Singasari. Candi ini dibuat sebagai bentuk penghormatan Raja Kertanegara, yaitu raja penyebab masa kejayaan kerajaan Singhasari. Candi ini berada di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Malang, Jawa Timur. Candi peninggalan kerajaan Hindu ini dibangun sekitar tahun 1300 M. Sampai saat ini candi Singasari masih aktif digunakan oleh para pertapa untuk melakukan aktivitas ritual keagamaan. Candi ini biasa disebut dengan candi Cungkup, dimana memiliki model bangunan dan arca yang unik.

Candi ditopang oleh susunan batu bata berbentuk tangga tanpa pipih agak pendek sesuai dengan ukuran pondasi candi. di bagian tengah candi, terdapat ruang utama yang menjorok kedepan dan termasuk kaki candi tanpa relief khusus maupun ukiran hiasan makara melainkan hanya sebuah pahatan kepala Kala di atasnya. Terdapat pula empat ruangan mengelilingi arca Syiwa, namun ruangan tersebut kini telah dipindahkan. Sedangkan bagian atap berbentuk prisma yang sudah terlihat rapuh. Pola pemahatan candi ini berawal dari tumpukan bebatuan andesit.

Pada sekitar tahun 1930 pemugaran lanjutan pernah dilakukan oleh penjajah Belanda, namun pemugaran tersebut belum sepenuhnya selesai. Tak jauh dari candi singasari terdapat sebuah arca raksasa penjaga pintu gerbang dalam ajaran Syiwa disebut dengan Dwarapala. Arca tersebut menjadi penjaga pintu gerbang terbesar di pulau Jawa. Candi yang tingginya sekitar 15 meter ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik hari biasa ataupun hari libur.

2. Candi Badut

Candi Badut

Selain Candi Singhasari, Malang juga memiliki candi lainnya yaitu candi Badut. Candi tertua di Jawa Timur ini masih menyimpan misteri terkait bukti keberadaannya. Saat ini bukti paling kuat terkait candi Badut yaitu pembangunan atas perintah Raja Gajayana dari Kerajaan Kanjuruhan penganut ajaran Hindu. Candi ini terletak di Kabupaten malang tepatnya berada di Jalan Candi 5D, Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Malang, Jawa Timur.

Lokasinya tercantum dalam Prasasti Dinoyo, dimana konon asal penamaannya berasal dari sikap humoris sang raja. Candi Badut memiliki pondasi atau pelataran dengan ukiran aksara jawa dengan tangga berupa batu bata besar tersusun secara sederhana. Ukiran relief burung berkepala manusia, bunga dan peniup seruling pada dinding candi menjadi ciri khas dari candi tersebut. Candi Badut memiliki bentuk tambun serta adanya pahatan kepala atau Kalamakara yang tidak memiliki rahang yang berbeda seperti candi di Jawa Timur pada umumnya.

3. Candi Jago

Candi Jago

Sesuai namanya candi ini berada di Dusun Jago, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sebelum bernama candi Jago dahulu candi ini bernama Jajaghu. Jajaghu memiliki arti keagungan dan mengacu pada tempat pemujaan serta sebagai simbol penghormatan Raja Kertanegara untuk ayahnya yaitu penguasa Kerajaan Singosari sebelumnya.

Candi Jago memiliki ukiran relief bercerita seperti Pancatatra dan Kunjakarana dengan batu andesit sebagai bahan candi bercorak Hindu dan Buddha. Candi Jago terdiri atas pondasi cukup tinggi seperti khas bangunan megalitikum dengan puden berundak. Di bagian atap dan sebagian tubuh candi sudah terkikis, namun pada bagian kaki masih terlihat jelas ukiran relief sangat rapi dengan cerita dan fabel untuk dibaca.

4. Candi Kidal

Candi Kidal

Candi Kidal terletak di Desa Rejokidul, Kecamatan Tumpang, Malang, Jawa Barat. Candi tersebut dibangun sebagai penghormatan atas Raja Anusapati, raja kedua Kerajaan Singosari. Candi Kidal dibangun dengan bahan batu andesit pada masa peralihan kejayaan Kerajaan Jawa Timur dan Kerajaan Jawa Tengah. Ciri khas candi Kidal terdapat pada ukiran Garudheya yaitu tiga burung garuda bersama tiga ular di masing masing relief, menompang kendi, dan menggendong wanita yang melambangkan keinginan sang raja untuk upacara pembebasan dan penyucian dosa Ken Dedes.

5. Candi Penataran

Candi Penataran

Candi Penataran merupakan kawasan candi terbesar di Jawa Timur. Candi Penataran berada di Dusun Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Candi Penataran dibangun pada masa kejayaan kerajaan Kediri sekitar tahun 1200 M pada masa kekuasaan Raja Srengga. Di Kawasan candi ada berbagai macam jenis candi dengan ukiran relief yang indah. Candi bercorak Hindu ini memiliki pintu masuk yang dijaga oleh Dwarapala. Di sekitar candi utama terdapat peninggalan lainnya seperti candi Naga.

Candi yang dililit oleh seekor naga. Di dinding candi utama terdapat relief bercerita tentang kisah Ramayana. Di candi utama pengunjung juga akan melihat prasasti Palah yang menjelaskan ritual raja untuk melakukan upacara keagamaan di Candi Penataran. Di halaman depan candi terdapat Bele Agung sebagai tempat untuk bermusyawarah para pemuka agama, pendopo teras digunakan sebagai tempat untuk meletakkan sesaji persembahan upacara serta candi Candrasengkala.

6. Candi Tikus

Candi Tikus

Candi ini terletak di Jalan raya Trowulan, Dusun Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Candi Tikus ditemukan pada tahun 1914. Di candi ini terdapat kolam, dimana banyak orang percaya bahwa fungsi candi ini yaitu sebagai tempat pemandian anggota kerajaan, sumber pengairan penduduk setempat serta pemujaan dalam ritual keagamaan. Sampai saat ini masih belum diketahui bagaimana pembangunan candi tersebut.

Namun dilihat dari arsitektur candi mirip dengan bangunan tahun 13-14 M dimana Kerajaan Majapahit masih berkuasa. Bangunan berbahan batu bata merah sebagai pondasi dasar dan dilanjutkan dengan bangunan berbahan batu andesit. Kolam air di candi tersebut tersusun seperti selasar tangga menurun. Ditengah kolam terdapat candi utama yang terdiri dari candi pusat beratap meru dan dikelilingi oleh delapan candi yang serupa.

7. Candi Bajang Ratu

Candi Bajang Ratu

Jalan Candi Tikus No.9, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi Bajang Ratu merupakan candi peninggalan kerajaan Majapahit. Candi tersebut dibangun dengan tujuan untuk memperingati kematian Raja Jayanegara yang dijuluki sebagai Bajang Muda atau Raja Muda. Menurut sejarah, candi ini dibangun menyerupai gapura. Pada bagian pintu tepat dibagian bingkai terdapat ukiran relief cerita Ramayana dan pada ukiran Kalamakara terukir relief berbentuk singa.

8. Candi Bangkal

Candi Bangkal

Candi Bangkal merupakan peninggalan kerajaan Majapahit. Terletak di Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Candi ini memiliki altar sebagai tempat untuk pemujaan dan pondasi yang tergabung dengan tangga bagian kaki candi berbahan batu bata merah dan batu andesit. Candi Bangkal memiliki relief berbentuk kuda membawa pedang. Dibagian Bingkai terukir relief sinar, motif salib portugis, tanaman jenis sulur dan juga kerang.

9. Candi Brahu

Candi Brahu

Candi di daerah Mojokerto tepatnya di Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tersebut merupakan peninggalan kerajaan Mataram kuno tertua. Candi ini merupakan salah satu candi budha karena di tandai dengan adanya stupa dan model bangunannya berbeda dengan candi – candi lainnya. Struktur bagunannya berbentuk ramping di tengah dan memiliki tekukan sudut tumpul. Menurut sejarah pembangunan candi tersebut menganut susunan bebatuan beratap datar tidak seperti candi lainnya di Jawa Timur yang beratap prisma.

10. Candi Jolotundo

Candi Jolotundo

Candi di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tersebut adalah sebuah bangunan petirtaan peninggalan Raja Udayana. Candi ini dibuat untuk putranya Raja Airlangga setelah dinobatkan sebagai Raja Sumedang Kahuripan. Di Candi Jolotundo terdapat sebuah mata air yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Hal ini membuat candi ini masih sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan hingga saat ini.

11. Candi Belahan

Candi Belahan

Candi ini adalah sumber pemandian atau pertirtaan. Candi Belahan berlokasi di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Di candi tersebut terdiri dari arca Dewi Sri dan Dewi Laksmi yang mengeluarkan pancuran air di bagian payudara hingga terbentuk sebuah kolam di bawah kedua arca tersebut. Candi ini dibangun pada masa kerajaan Airlangga sebagai lambang kemakmuran dan kesuburan atas keluarnya sumber mata air yang tidak berhenti mengalir.

12. Candi Deres

Candi Deres

Candi Deres merupakan candi peninggalan raja Hayam Wuruk raja tersohor dari kerajaan Majapahit. Candi ini terletak di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Jember, Jawa Timur. Candi ini dibangun menggunakan batu bata merah dengan ukiran relief bermotif tanaman sulur membentuk guratan memanjang dan melengkung. Pada candi tersebut terdapat relief lingga dan yoni dengan ukiran motif burung kakak tua. Di area candi juga terdapat arca lembu nadi yang kepalanya telah tiada.

13. Candi Kedaton

Candi Kedaton

Candi Kedaton adalah peninggalan kerajaan Majapahit yang terbuat dari bebatuan andesit. Di dinding candi terukir berbagai relief dengan motif tokoh – tokoh perjuangan, keluarga kerajaan serta dayang kerajaan Majapahit. Candi ini terletak di Lawang Kedaton, Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Probolinggo, Jawa Timur. Candi bercorak budha satu ini memiliki relief garuda serta menjelaskan cerita tentang Arjunawiwaha.

14. Candi Jabung

Candi Jabung

Candi yang berada di Desa Jabung, Kecamatan Paiton, Probolinggo, Jawa Timur merupakan salah satu candi hindu peninggalan Kerajaan Majapahit. Candi ini dibangun dengan menggunakan bahan batu bata merah dengan panjang sekitar 13,11 meter, dan lebar sekitar 9,58 meter serta tingginya mencapai 15,58 meter. Sampai saat ini candi ini masih ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan, baik itu wisatawan dari dalam kota Probolinggo maupun luar kota Probolinggo.

15. Candi Jawi

Candi Jawi

Candi ini dibangun atas permintaan Raja Kertanegara dari Kerajaan Singosari sebagai tempat ibadah umat Syiwa. Candi Jawi memiliki relief tentang pertapa wanita tepat di bagian kaki candi dan relief Dewa Surya di Bagian dalam Candi. Candi Jawi berada di Desa Candi Wates, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Area sekitar candi cukup luas dengan bentuk ramping menjulang.

Bagian atap candi berbentuk prisma. Candi ini memiliki arsitektur mirip dengan bangunan candi di Jawa Tengah. candi Jawi sendiri memiliki tinggi sekitar 24,5 meter dengan lebar 9,5 meter dan panjang sekitar 14,2 meter. Bentuk candi Jawi mirip dengan candi Prambanan di Jawa Tengah dengan perpaduan stupa dan kubus bersusun meruncing tepat di bagian atap candi tersebut.

Daftar Candi Lainnya di Jawa Timur

Daftar Candi Lainnya di Jawa Timur

16. Candi Bacem
Alamat : Dusun Cungkup, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
17. Candi Boyolangu
Alamat : Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
18. Candi Dermo
Alamat : Candipari Wetan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
19. Candi Medalem
Alamat : Kecamatan Tulangan, dan Kabupaten Sidoarjo.
20. Candi Pamotan
Alamat : Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
21. Candi Penampihan
Alamat : Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
22. Candi Sumur
Alamat : Candipari Wetan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
23. Candi Tawangalun
Alamat : Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.
24. Candi Wangkal
Alamat : Desa Wangkal, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
25. Candi Dadi
Alamat : Desa Wajak Kidul, Boyolangu, Tulungagung.
26. Candi Dorok
Alamat : Desa Manggis, Kecamatan Puncu – Kabupaten Kediri.
27. Candi Gambar Wetan
Alamat : Gambaranyar, Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
28. Candi Gayatri
Alamat : Kelurahan Boyolangu, kecamatan Boyolangu, kabupaten Tulungagung.
29. Candi Gunung Gangsir
Alamat : Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
30. Candi Kalicilik
Alamat : Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
31. Candi Kotes
Alamat : Desa Kotes, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
32. Candi Kunir
Alamat : Desa Kedungmoro, Kunir, kab Lumajang.
33. Candi Lor
Alamat : Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
34. Candi Meja
Alamat : Kabupaten Tulungagung.
35. Candi Mirigambar
Alamat : Desa Mirigambar, Sumbergempol, Tulungagung.
36. Candi Ngetos
Alamat : Kecamatan Ngetos, kota Nganjuk.
37. Candi Pari
Alamat : Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.
38. Candi Plumbangan
Alamat : Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.
39. Candi Rambut Monte
Alamat : Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
40. Candi Rimbi
Alamat : Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.
41. Candi Sanggariti
Alamat : Jl.Trunojoyo No.36, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu.
42. Candi Sanggrahan
Alamat : Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
43. Candi Sawentar
Alamat : Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
44. Candi Selomangleng
Alamat : Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
45. Candi Simping
Alamat : Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
46. Candi Sumberawan
Alamat : Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
47. Candi Surawana
Alamat : Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
48. Candi Tegowangi
Alamat : Desa Canggu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
49. Candi Tepas
Alamat : Tepas, Kesamben, kabupaten Blitar.
50. Candi Wringin Branjang
Alamat : Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Itulah beberapa Candi di Jawa Timur yang memiliki nilai sejarah tinggi. Sebagai peninggalan sejarah kita dianjurkan untuk menjaga candi – candi tersebut agar tetap bertahan lebih lama. Setelah mengetahui candi – candi yang ada di Jawa Timur apakah kalian tertarik untuk mengunjunginya, jika iya silahkan datang ke kota – kota di Jawa Timur tempat candi tersebut berada.

You May Also Like

About the Author: Zulfikar

Salam kenal, saya seorang backpacker yang hobi menjelajahi tempat wisata menarik di Indonesia. Dan pengalaman saya, saya bagikan disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *