Desa Sade Lombok : Wisata Budaya Unik & Menarik Suku Sasak

Desa Sade Lombok

Desa Sade Lombok – Lombok merupakan salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan menawarkan sejuta tempat wisata indah dan mempesona. Jadi tidak heran, jika pulau Lombok selalu menjadi tujuan utama bagi para wisatawan, selain pulau Bali serta daerah lain yang terkenal akan pesona wisatanya.

Selain banyak memiliki tempat wisata mempesona, pulau Lombok sendiri juga menawarkan sebuah tempat wisata bersejarah serta wisata budayanya. Menjadikan pengunjung yang datang ke sini tidak hanya menikmati liburan, wisatawan juga akan mendapatkan sebuah wawasan mengenai kebudayaan serta sejarah yang ada pastinya.

Salah satu tempat wisata bersejarah serta masih menjunjung kebudayaannya di Lombok sendiri yaitu Desa Sade. Desa Sade merupakan salah satu dusun di Desa Rambitan, Kecamatan Pucut, Kabupaten Lombok Tengah. Desa Sade sendiri memang beda dari desa-desa lainnya di sekitaran Lombok, desa ini terkenal akan hal uniknya.

Dengan keunikan yang dimilikinya, menjadikan Desa Sade banyak di kunjungi oleh wisatawan. Hal ini membuat Desa Sade ditetapkan sebagai salah salah satu Desa Wisata oleh Dinas Pariwisata Pulau Lombok. Dan semakin berjalannya waktu Desa Sade ini menjadi salah satu tujuan tempat wisata favorit bagi para wisatawan dari daerah lain.

Keunikan Desa Sade Lombok

Desa Sade masih menyimpan adat dan kebudayaan asli pulau Lombok, dengan mayoritas penduduk desanya yaitu Suku Sasak. Hal itu menambah kental keaslian dari suku yang ada pastinya, meski Desa Sade ini terletak di pinggir jalan raya. Namun penduduk disana tetap kuat dengan berpegang teguh menjaga keaslian Desa Sage dan adat asli Suku Sasak.

Dengan tetap melestarikan budaya serta adat dari para leluhur sebelumnya. Menjadikan para wisatawan yang berkunjung ke Desa Sage Lombok akan terasa sekali nuansa budaya, sejarah serta peninggalan dari para leluhur dari Suku Sasak tersebut. Adat istiadat, bentuk bangunan, musik, tarian, gaya pakaian dan lainnya disana masih sangat asli.

Mungkin itu yang menjadi Dinas Pariwisata menunjuk Desa Sade ini sebagai tempat wisata budaya. Nah, jika anda berkunjung ke Lombok jangan sampai melewatkan tempat wisata Desa Sade satu ini. Di Desa Sade anda akan menemukan keunikan budaya yang tidak dapat di temukan pada desa lain di Lombok.

Budaya Lombok

Budaya Lombok

Ada sebuah tradisi unik yang masih dipertahankan hingga saat ini dan akan selalu di pertahankan, tradisi tradisi tersebut yaitu “kawin lari”. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat ada penduduk Desa Sade yang mau menikah. Si pria akan menculik perempuan dari rumahnya tanpa sepengetahuan dari orang tua si perempuan. Kemudian di bawa ke tempat kerabat pria tersebut lalu di inapkan semalam.

Keesokan harinya, dari pihak pria dan keluarganya akan melamar ke rumah si perempuan yang diculik tadi untuk di persunting menjadi istrinya. Kebanyakan pria Desa Sade ini diharuskan untuk menikahi perempuan dari Desa Sage (Suku Sasak) juga, untuk tetap menjaga adat serta istiadatnya.

Pakaian

Pakaian

Pakaian yang di kenakan oleh masyarakat atau penduduk Desa Sade sendiri, beda dari yang lainnya. Keseharian penduduk Desa Sade menggunakan pakaian adat khas Suku Sasak untuk tetap melestarikannya. Tidak semuanya penduduk Desa Sade menggunakan pakaian adat Suku Sasak, namun jika anda berkunjung ke desa ini pastinya anda akan disuguhi dengan nuansa pada masa dulu yang sampai saat ini masih sangat kental.

Bangunan

Bangunan

Bangunan di Desa Sade akan menambah sisi ke aslian dari Suku Sasak tersebut. Dengan masih memanfaatkan bahan-bahan alam untuk membangun tempat tinggal dan juga tempat umumnya seperti masjid, lumbung serta juga balai pertemuan. Misal dindingnya saja penduduk Desa Sade Lombok masih menggunakan anyaman dari bambu dan kayu, sedangkan untuk atapnya sendiri menggunakan alang-alang dan juga tumbuhan yang sudah kering.

Untuk lantainya sendiri terbuat dari tanah liat yang di campur dengan sekam padi. Keunikannya yaitu pada saat membersihkan lantainya, penduduk Desa Sade membersihkannya menggunakan kotoran sapi atau kerbau yang sudah di campur dengan sedikit air. Kemudian langsung di gosokan pada lantai dan menunggunya sampai benar-benar kering, setelah kering lantai disapu dan di gosok menggunakan batu.

Penduduk Desa Sade masih mempercayai, jika membersihkan lantai menggunakan kotoran sapi terbilang sangat ampuh menghilangkan debu dan kotoran. Selain itu juga penduduk Desa Sade mempercayainya dapat mengusir serangga dan juga serangan mistis / ghaib yang ditujukan pada anggota keluarga.

Kearifan Lokal

Kearifan Lokal

Jika berkunjung ke desa ini, anda akan menemukan sebuah kearifan lokal yang sangat kental. Penggunaan barang-barang tempo dulu seperti alat pemintal kapas, alat tenun, alat tani, dan masih banyak lagi barang lainnya. Penduduk Desa Sade ini masih sangat mengandalkan peralatan tradisional dan belum mengenal peralatan modern.

Mata Pencaharian

Mata Pencaharian

Nah untuk mata pencahariannya penduduk di desa ini mayoritas adalah seorang petani. Namun dengan tidak adanya saluran irigasi untuk memberikan pasokan airnya, penduduk disana akan bertani dengan mengandalkan air hujan saja.

Selain bertani untuk menambah penghasilan, para penduduk di sana juga melakukan kerja sampingan dengan membuat kerajinan atau cinderamata. Biasanya para wanita akan membuat kain tenun, sudah di biasakan menenun sejak umur 9 tahun. Menjadikan para perempuan di sana memiliki ketrampilan dalam proses menenun.

Jika anda ingin berlibur ke desa ini dan ingin mengetahui keunikan lainnya, anda dapat langsung datang ke Desa Rambitan, Kecamatan Pucut, Kabupaten Lombok Tengah. Jangan lupa untuk mengajak keluarga dan teman untuk melihat keunikan tempat wisata di Lombok ini.

You May Also Like

About the Author: Zulfikar

Salam kenal, saya seorang backpacker yang hobi menjelajahi tempat wisata menarik di Indonesia. Dan pengalaman saya, saya bagikan disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *